Beberapa Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Memberikan Susu Formula Bayi

Sebagai orang tua terkadang merasa bingung, terutama para orang tua pemula yang baru memiliki anak dalam memberikan pelayanan kepada anaknya, misalnya untuk memberikan susu formula. Oleh karena itu, dalam artikel kali akan memberikan informasi tentang beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memberikan susu formula pada bayi :

Dot Susu Bayi

1. Kandungan Susu Formula Bayi
Sebelum anda memutuskan untuk memberikan susu formula bayi, maka anda wajib untuk mencari tahu terlebih dahulu kandungan apa yang terdapat dalam susu tersebut. Semua susu formula pada umumnya memiliki kandungan nutrisi utama yang sama, yaitu karbohidat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.

2. Jumlah, Cara Pembuatan, dan Frekuensi Pemberian Susu
Tidak seperti pemberian ASI, pemberian susu formula ini membutuhkan jumlah, cara, dan frekuensi yang sudah ditentukan. Dalam hal ini, anda bisa melihat cara penggunaannya di dalam kemasannya.

3. Periksa Dot dan  Botol Susu
Pilih Ukuran Dot Berdasarkan Usia
Perlu diketahui bahwa dot susu ini terbagi menjadi beberapa ukuran. Mulai dari ukuran SS hingga S ditujukan untuk bayi berusia kurang dari tiga bulan(untuk botol berkapasitas 80 ml hingga 160 ml). Berikutnya adalah ukuran M. Ukuran M ini ditujukan oleh bayi berusia tiga bulan hingga enam bulan (untuk botol susu berkapasitas 160 ml hingga 200 ml). Sedangkan untuk bayi berusia lebih dari enam bulan bisa diberikan dot berukuran L (untuk botol susu berkapasitas 200 ml hingga 220 ml).

Pilih Bentuk Lubang Dot Sesuai Dengan Kemampuan Hisap Bayi dan Jumlah Susu Yang Diminum
Ada 3 jenis lubang dari dot botol susu bayi, yakni lubang bulat, tiga lubang, dan lubang silang. Lubang bulat adalah jenis lubang yang banyak digunakan. Karena jenis ini bisa digunakan sejak bayi baru lahir. Jadi, jika anda membutuhkan produk untuk digunakan setelah bayi dilahirkan, maka pilihlah dot dengan lubang bulat.

Dot Yang Terbuat Dari Karet Silikon Akan Lebih Tahan Lama
Adapun bahan yang digunakan sebagai bahan baku dot botol susu adalah karet sintetis dan silikon. Keduanya sama-sama diseterilkan dengan cara direbus, dicuci dengan sabun disinfektan khusus, dan menggunakan microwave. Selain itu, keduanya juga bisa dibersihkan dengan menggunakan mesin pencuci piring. Dari kedua bahan tersebut, dot botol susu yang terbuat dari karet silikon lebih awet dibandingkan karet sintetis.

Pilih Material Botol Berdasarkan Penggunaannya
Sekarang ini, sebagian besar produk botol susu bayi yang beredar di pasaran terbuat dari bahan kaca tahan panas atau plastik. Dimana, botol susu yang terbuat dari bahan kaca ini tidak mudah retak dan lebih higienis. Selain itu, bahan kaca mudah dibersihkan dan disterilkan. Disini anda hanya cukup merebusnya, mencuci dengan sabun disinfektan khusus, menggunakan microwave, dan juga menggunakan mesin pencuci piring. Namun, bahan kaca ini cukup berat dan mudah pecah. Sedangkan botol susu bayi berbahan plastik lebih ringan dan mudah dibawa. Sehingga botol susu bahan plastik ini bisa digunakan untuk pemakaian sehari-hari.

Pilih Botol Susu Berbentuk Lurus dan Lebar
Jika anda sedang mencari botol susu bayi yang mudah dibersihkan, maka pilihlah botol susu bayi yang berbentuk lurus dan lebar. Karena kalau botol yang bentuknya panjang akan sulit dijangkau oleh sikat pembersih botol sehingga anda tidak bisa membersihkan setiap lekuknya dengan baik. Selain itu, botol yang lebar juga akan memudahkan anda dalam memasukkan susu bubuk bayi.

Itulah beberapa hal yang harus diperhatian sebelum memberikan susu formula kepada bayi semoga bermanfaat.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Beberapa Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Memberikan Susu Formula Bayi"

Post a Comment